“Pendosa yang mengharapkan Rahmat Allah adalah lebih dekat kepada Allah daripada ‘abid (ahli ibadah) yang membuat orang berputus asa dari rahmat Allah” Ada ahli maksiat tapi selalu meminta rahmat Allah, ada pula ahli ibadah yang mengatakan bahwa orang lain yang tidak beribadah seperti dirinya tidak akan bisa mendapat rahmat Allah.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al-A'raaf :31). “Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hambaNya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendakiNya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hambaNya lagi Maha Melihat
Rahmat Allah selalu Ada, Jangan Putus Asa! Ilustrasi. Foto: Pinterest. “Ketika Allah menciptakan ciptaan, Dia menulis kata-kata yang ditempatkan di singgasana-Nya. Mereka berkata, “Rahmatku akan mengalahkan amarahku.” (Al-Bukhari) MENGETAHUI bahwa rahmat Allah akan menang atas kemarahan-Nya adalah alasan untuk tidak pernah kehilangan
Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah. Allah memberikan jaminan kepada seluruh umatnya untuk tidak pernah berputus asa. Mengingat Allah Ilustrasi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.
“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat” (QS. Al Hjir : 56) Maka saudaraku, janganlah bersedih terhadap apa yang menimpamu, dan janganlah berputus asa dari rahmat Allah yang begitu luas. Dan teruslah berharap kepada Allah Ta’ala.
Orang yang beriman, tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Pemaaf, Maha Penyayang, Maha Pemberi kepada hamba-hamba-Nya. Gantungkanlah harapan dan kepercayaan setinggi-tingginya hanya kepada Allah Ta’ala.
.
tidak berputus asa dari rahmat allah